Cerita Dibalik Berdirinya Dinding Perdamaian di Irlandia Utara

Cerita Dibalik Berdirinya Dinding Perdamaian di Irlandia Utara

Cerita Dibalik Berdirinya Dinding Perdamaian di Irlandia Utara – Di Irlandia Utara, tepatnya di kota kecil bernama Belfast terdapat tembok besar yang membatasi wilayah antara wilayah Katolik dan wilayah Protestan. Tembok ini dijuluki sebagai tembok perdamaian. Tembok ini pertama kali dibangun pada tahun 1969 setelah terjadinya rangkaian kerusuhan yang ada di kota kecil tersebut. Kemudian dinding tersebut dijadikan sebagai dijadikan sebagai salah satu solusi yang paling sederhana dalam mengatasi permasalahan yang terjadi antara Republik dan Loyalitas tetap terpisah. Namun, karena efektivitas yang dimiliki oleh dinding perdamaian ini pun membuat kedua belah pihak yang memiliki masalah tersebut tidak pernah turun. Hal tersebut memang karena seiring berlannya waktu dinding ini terus dibangun dan menjadi lebih luas.

Sebagian besar tembok perdamaian ini juga dibangun selama awal Troubles ketika IRA mengumumkan sikap genjatan senjata yang sangat efektif sekali. Salah satu dinding perdamaian yang populer dan dikenal oleh banyak ini terletak di antara Loyalis Shankill Road dan Irish Republican Falls Road. Karena ketegangan diantara kedua jalan tersebut terus meningkat sehingga tembok perdamaian ini hadir untuk memisahkan kedua jalan tersebut agar tidak lagi terjadi konflik. Dinding perdamaian Irlandia Utara ini membentang sepanjang 800 meter dengan memiliki struktur beton multi level yang terlihat mengesankan ketika dilihat dari jarak dekat.

Dinding perdamaian Irlandia utara ini tidak hanya sebatas di Belfast saja, pasalnya dinding ini juga berdiri di sekitar Derry, Portadown, serta Lurgan. Seiring berjalannya waktu kekerasan dan konflik yang terjadi di Irlandia Utara pun mulai mereda dan gerbang pun mulai dimunculkan di sekitar dinding perdamaian. Meski dinding tersebut hingga saat ini masih berdiri dengan kokoh dan masih memisahkan lingkungan. Pintu tersebut pun dijaga oleh staf kepolisian setempat dengan ketat dan ditutup pada malam hari. Banyak orang yang terkesan dengan kehadiran dinding perdamaian yang ada di Irlandia Utara tersebut. Meski hanya sebuah solusi sederhana namun tampaknya dapat menjadi solusi yag efektif dalam meredakan pertikaian yang terjadi. Ini seperti saat anda bermain judi taruhan bola, anda mengalami kesulitan dalam memasang taruhan atau mengalami kesulitan dalam melakukan login, maka anda bisa meminta bantuan kepada Customer Service agar diberikan solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan yang anda alami tersebut.

Dalam beberapa tahun terakhir ini, kehadiran tembok perdamaian pun telah menjadi salah satu destinasi wisata utama bagi kota Belfast. Hal tersebut didukung dengan banyaknya tur taksi hitam yang siap berkeliling di sekitar ikon dari kota kecil tersebut. Tembok perdamaian ini pun dihiasi dengan berbagai mural yang mengesankan sehingga membuat banyak karya seni yang terdapat pada dinding perdamaian yang terdapat di Belfast. Tak heran rasanya jika kini ada banyak sekali wisatawan yang ingin mendatangi tempat bersejarah bagi Irlandia Utara tersebut. Berbagai mural tentang perjalanan konflik di Irlandia Utara dapat dinikmati oleh para wisatawan. Selain itu dinding tersebut juga mengajarkan banyak orang tentang arti perdamaian.

Pada tahun 2016, dinding yang terdapat di Crumlin Road telah dihancurkan. Namun hingga kini masih ada dinding yang berdiri di sekitar Irlandia Utara. Stormont pun memiliki komitmen dengan dilengkapi oleh persetujuan bersama akan menghapus semua dinding pada 2023 mendatang. Dengan penghapusan ini tampaknya garis perdamaian yang terkenal dari kota Belfast akan terkenal bukan karena ledakannya akan tetapi dengan rengekannya. Kehadiran dinding ini pun menjadi salah satu symbol perdamaian yang paling bersejarah dalam perkembangan Irlandia Utara. Dinding ini juga yang menjadi saksi bagaimana perkembangan konflik di Irlandia Utara hingga konflik tersebuh mereda dengan sendirinya dan menjadi bagian penting dalam negara.

Leave a comment