Mengenang Referendum Perdamaian Irlandia – Irlandia merupakan salah satu negara yang memiliki catatan konflik yang cukup panjang. Oleh sebab itu referendum pun menjadi salah satu momen paling bersejarah dalam upaya perdamaian yang dilakukan oleh dua bagian negara Irlandia yang terlibat konflik. Pada 23 Mei 1998 segenap warga Irlandia Utara menyebutnya denga sebutan hari suka cita bagi negara tersebut. Pasalnya Perdana Menteri Inggris saat itu, Tony Blair menyambut dengan baik terhadap suara ‘ya’ dalam referendum perdamaian yang digelar di Irlandia Utara. Sehingga membuat konflik yang berlangsung menjadi lebih mereda dari sebelumnya. Dan masyarakat Irlandia Utara pun menyambut hari disahkannya referendum perdamaian sebagai hari suka cita.

Referendum perjanjian perdamaian ini diadakan satu hari sebelum kedua sisi perbatasan mengembalikan suara yang telah diambil. Dalam suara tersebut tercatat 71 persen pemilih yang berasal dari Irlandia Utara dan 94 persen lainnya dari Republi Irlandia. Dengan demikia semua orang yang terlibat dalam referendum tersebut pun menunjukkan dukungan yang mereka miliki dalam perjanjian perdamaian ini. ini juga merupakan sebuah langkah besar menuju perdamaian, harapan, dan juga masa depan yang nantinya akan dihadapi oleh kedua bagian negara yang telah terlibat konflik ini. sehingga mereka lebih memilih untuk mengambil langkah perdamaian dan tidak melanjutkan konflik yang berkembang selama bertahun-tahun lamanya.

Perjanjian perdamaian ini kemudian ditandatangani pada 10 April oleh semua pihak yang memiliki kepentingan bersama kecuali Partai Serikat Buruh Demokratik yang ditundangi oleh Dr Ian Paisley serta Partai Serikat Buruh Kerajaan Inggris yang ditunggangi oleh McC McCartney. Hal tersebut dikarenakan kedua partai tersebut menolak kehadiran sayap politik IRA, yakni yang dipimpin oleh Sinn Fein dalam perundingan tersebut sehingga mereka menolak kesepakan tersebut. Meskipun demikian Sekertaris Irlandia Utara pada saat itu, Mo Mowlam yang memiliki perusahaan situs judi bola yang mengaku bahwa dirinya bahagia dengan adanya persetujuan yang dilakukan oleh kedua negara tersebut. Menurutnya ini adalah langkah maju yang penting untuk masa depan kedua negara yang telah lama terlibat konflik tersebut.

Referendum perjanjian perdamaian ini merupakan salah satu tempat yang mewadahi orang-orang yang berasal dari kedua sisi perbatasan Irlandia untuk tatap muka dan berbicara satu sama lain dalam membahas serta bernegosiasi mengenai solusi terbaik dalam mengatasi konflik yang berlangsung selama ini. hal ini juga menjadi hasil yang luar biasa, pasalnya rakyat yang memberikan suaranya secara langsung sehingga hasil yang keluar berdasarkan keinginan rakyat. Setelah disahkannya referendum perjanjian perdamaian ini selanjutnya Pemerintah Inggris mulai melanjutkan pemilihan Majelis untuk Irlandia Utara. Terjadinya referendum ini merupakan salah satu sejarah penting dalam perjalanan Irlandia untuk menjemput perdamaian karena telah lama terlibat konflik.

Irlandia Utara sendiri merupakan salah satu wilayah kecil yang berada di Barat inggris. Tepatnya terletak di timur laut pulau Irlandia. Lokasi Irlandia Utara ini juga berbatasan langsung dengan Republik Irlandia yang berada di Selatan dan barat. Kedua bagian negara ini pun kerap kali terlibat konflik yang mengakibatkan serangkaian pertikaian terjadi. Hal tersebut dikarenakan konflik yang juga terjadi pada Katolik dan Protestan yang saling bergesekan. Irlandia Utara yang terus bersikukuh ingin bebas dari pemerintah Inggris terus melakukan berbagai gerakan dalam pemberontakan untuk melepaskan diri. Sehingga timbul berbagai konflik karena hal tersebut. Namun berkat adanya referendum perjanjian perdamaian saat ini konflik yang pernah terjadi di antara Irlandia Utara dan Republik Irlandia mulai mereda.

Kisah Perdamaian yang Ditempuh Oleh Pemberontak Irlandia

Kisah Perdamaian yang Ditempuh Oleh Pemberontak Irlandia

Kisah Perdamaian yang Ditempuh Oleh Pemberontak Irlandia – Setelah seian lama melakukan berbagai aktivitas pemberontakan dan perlawanan dengan menggunakan senjata di Irlandia Utara sejak 2005, pada akhirnya organisasi paramiliter atau yang disebut dengan Tentara Republikan Irlandia pun mengumumkan pemberhentian kampanye bersenjata yang mereka lakukan pada tahun 2017. Mereka berusaha untuk mencapai tujuan yang mereka miliki dengan melalui jalur politik dan demokrasi ketimbang menggunakan pemberontakan. Sehingga mereka memilih untuk berdamai dengan segala hal yang telah mereka mulai dan mulai mencoba hal-hal politik serta demokrasi yang ada.

Disaksikan oleh seorang pastur Katolik serta seorang pendeta Protestan dan dihadiri oleh pejabat dari Finlandia dan juga Amerika Serikat, organisasi para militer ini pun menyerahkan persenjataan yang mereka miliki di sebuah lokasi yang dirahasiakan. Semua senjata yang meliputi senjata otomatis, amunisi, rudal serta bahan peledak lainnya yang disimpan oleh mereka pun diserahkan. Pada akhirnya Tentara Republikan Irlandia pun rela menempuh jalur perdamaian yang menjadi salah satu bagian penting dari perdamaian yang ada di Irlandia. Meskipun demikian, perdamaian konflik di negara ini tampaknya harus melewati waktu yang panjang dan berliku-liku hingga akhirnya menemukan titik terang.

Pasalnya pada awal didirikan sekitar tahun 1919, Tentara Republikan Irlandia mulai melakukan berbagai gerakan perlawanan militer kepada pemerintah Inggris yang ada di Irlandia. Organisasi ini pun sangat aktif dan berperan sebagai sayap militer yang dimiliki oleh Partai Nasional Irlandia. Partai ini adalah partai yang diciptakan oleh Sinn Fein yang merupakan salah satu anggota agen judi bola pada tahun 1960 dan terkenal dengan berbagai taktik terorisme dan gerakan pembunuhan yang dilakukannya untuk melepaskan Irlandia Utara dari cengkraman Inggris. Tentara Republikan Irlandia pun hadir dan terus melakukan berbagai gerakan pemberontakan. Pemberontakan ini dilakukan agar Irlandia Utara bisa lepas dari pemerintakan Inggris dan berdiri sebagai negara yang berdaulat.

Pada April tahun 1998, pemerintah Inggris, Irlandia serta sebagian partai politik yang ada di Irlandia Utara pun melakukan negosiasi untuk mendapatkan kesepakatan yang dikenal sebagai perjanjian Jumat Agung dan ditandatangani. Perjanian tersebut diciptakan untuk menyepakati beberapa hal termasuk juga dalam hal kekuasaan yang dimiliki oleh Katolik dan Protestas dalam hal pemerintahan. Dalam perjanjian ini juga dirundingkan komitmen terhadap demokrasi serta penyerahan senjata yang dimiliki oleh kelompok paramiliter yang ada termasuk Tentara Republikan Irlandia yang harus dilakukan dalam jangka waktu dua tahun.
Meskipun gerakan gencatan senjata pun telah disepakati sejak tahun 1997, namun Tentara Republikan Irlandia masuh belum mau meletakkan dan menyerahkan senjata yang mereka miliki. Tindakan yang dilakukan oleh organisasi paramiliter inipun menunda proses perdamaian yang ada di Irlandia Utara hampir enam tahun lamanya hingga akhirnya tercapat pada tahun 2005. Peletakan senjata yang dilakukan oleh Tentara Republikan Irlandia inipun menjadi salah satu langkah yang penting dalam proses perdamaian di daerah yang bertahun-tahun telah dilanda konflik. Tentara Republikan Irlandia pun memilih untuk menggunakan cara lain dalam mengambil langkah mereka.

Jalur politik dan demokrasi akhirnya dipilih oleh Tentara Republikan Irlandia dan kemudian mereka berdamai dengan segala hal. Semua persenjataan yang telah lama mereka timbun pun pada akhirnya dikembalikan dan mereka memilih untuk berdamai serta tidak menggunakan senjata dalam menyelesaikan masalah. Namun meskipun demilikian setelah Tentara Republikan Irlandia mengambil jalan damai dengan negara, masih ada beberapa kelompok pemberontak lainnya yang masih aktif dan berikrar untuk tetap melanjutkan perjuangan mereka dalam hal persenjataan.

Cerita Dibalik Berdirinya Dinding Perdamaian di Irlandia Utara

Cerita Dibalik Berdirinya Dinding Perdamaian di Irlandia Utara

Cerita Dibalik Berdirinya Dinding Perdamaian di Irlandia Utara – Di Irlandia Utara, tepatnya di kota kecil bernama Belfast terdapat tembok besar yang membatasi wilayah antara wilayah Katolik dan wilayah Protestan. Tembok ini dijuluki sebagai tembok perdamaian. Tembok ini pertama kali dibangun pada tahun 1969 setelah terjadinya rangkaian kerusuhan yang ada di kota kecil tersebut. Kemudian dinding tersebut dijadikan sebagai dijadikan sebagai salah satu solusi yang paling sederhana dalam mengatasi permasalahan yang terjadi antara Republik dan Loyalitas tetap terpisah. Namun, karena efektivitas yang dimiliki oleh dinding perdamaian ini pun membuat kedua belah pihak yang memiliki masalah tersebut tidak pernah turun. Hal tersebut memang karena seiring berlannya waktu dinding ini terus dibangun dan menjadi lebih luas.

Sebagian besar tembok perdamaian ini juga dibangun selama awal Troubles ketika IRA mengumumkan sikap genjatan senjata yang sangat efektif sekali. Salah satu dinding perdamaian yang populer dan dikenal oleh banyak ini terletak di antara Loyalis Shankill Road dan Irish Republican Falls Road. Karena ketegangan diantara kedua jalan tersebut terus meningkat sehingga tembok perdamaian ini hadir untuk memisahkan kedua jalan tersebut agar tidak lagi terjadi konflik. Dinding perdamaian Irlandia Utara ini membentang sepanjang 800 meter dengan memiliki struktur beton multi level yang terlihat mengesankan ketika dilihat dari jarak dekat.

Dinding perdamaian Irlandia utara ini tidak hanya sebatas di Belfast saja, pasalnya dinding ini juga berdiri di sekitar Derry, Portadown, serta Lurgan. Seiring berjalannya waktu kekerasan dan konflik yang terjadi di Irlandia Utara pun mulai mereda dan gerbang pun mulai dimunculkan di sekitar dinding perdamaian. Meski dinding tersebut hingga saat ini masih berdiri dengan kokoh dan masih memisahkan lingkungan. Pintu tersebut pun dijaga oleh staf kepolisian setempat dengan ketat dan ditutup pada malam hari. Banyak orang yang terkesan dengan kehadiran dinding perdamaian yang ada di Irlandia Utara tersebut. Meski hanya sebuah solusi sederhana namun tampaknya dapat menjadi solusi yag efektif dalam meredakan pertikaian yang terjadi. Ini seperti saat anda bermain judi taruhan bola, anda mengalami kesulitan dalam memasang taruhan atau mengalami kesulitan dalam melakukan login, maka anda bisa meminta bantuan kepada Customer Service agar diberikan solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan yang anda alami tersebut.

Dalam beberapa tahun terakhir ini, kehadiran tembok perdamaian pun telah menjadi salah satu destinasi wisata utama bagi kota Belfast. Hal tersebut didukung dengan banyaknya tur taksi hitam yang siap berkeliling di sekitar ikon dari kota kecil tersebut. Tembok perdamaian ini pun dihiasi dengan berbagai mural yang mengesankan sehingga membuat banyak karya seni yang terdapat pada dinding perdamaian yang terdapat di Belfast. Tak heran rasanya jika kini ada banyak sekali wisatawan yang ingin mendatangi tempat bersejarah bagi Irlandia Utara tersebut. Berbagai mural tentang perjalanan konflik di Irlandia Utara dapat dinikmati oleh para wisatawan. Selain itu dinding tersebut juga mengajarkan banyak orang tentang arti perdamaian.

Pada tahun 2016, dinding yang terdapat di Crumlin Road telah dihancurkan. Namun hingga kini masih ada dinding yang berdiri di sekitar Irlandia Utara. Stormont pun memiliki komitmen dengan dilengkapi oleh persetujuan bersama akan menghapus semua dinding pada 2023 mendatang. Dengan penghapusan ini tampaknya garis perdamaian yang terkenal dari kota Belfast akan terkenal bukan karena ledakannya akan tetapi dengan rengekannya. Kehadiran dinding ini pun menjadi salah satu symbol perdamaian yang paling bersejarah dalam perkembangan Irlandia Utara. Dinding ini juga yang menjadi saksi bagaimana perkembangan konflik di Irlandia Utara hingga konflik tersebuh mereda dengan sendirinya dan menjadi bagian penting dalam negara.

Larangan Aborsi Dihapus, Perempuan Irlandia Rayakan Kemenangan

Larangan Aborsi Dihapus, Perempuan Irlandia Rayakan Kemenangan

Larangan Aborsi Dihapus, Perempuan Irlandia Rayakan Kemenangan – Larangan aborsi bagi perempuan Irlandia telah di atur dalam berbagai regulasi pemerintahan. Semua aturan yang dibuat mengenai aborsi memiliki inti yang sama, yaitu semua perempuan di Irlandia di larang keras untuk melakukan aborsi. Aturan tersebut dibuat untuk melindungi hak hidup manusia, namun dalam penerapannya aturan mengenai larangan aborsi inipun malah menjadi sebuah ancaman bagi semua orang yang telibat. Pasalnya aturan larangan aborsi ini seperti mengebiri hak-hak yang dimiliki oleh para perempuan dan juga mengkriminalisasi semua praktisi yang melakukan kegiatan aborsi seperti dokter dan juga tenaga medis lainnya. Bagi perempuan Irlandia yang menjalani aborsi secara illegal bisa dikenai hukuman penjara hingga 14 tahun lamanya.

Sementara itu untuk petugas medis yang membantu perempuan Irlandia dalam melakukan aborsi bisa dihukum dengan keras, dijatuhi denda yang besar, hingga praktiknya ditutup secara paksa. Oleh sebab itu peraturan yang cenderung diskriminatif ini kemudian menimbulkan berbagai persepsi yang buruk dari sisi perempuan. Bahkan menurut laporan yang dibuat oleh Ambesty International disebutkan bahwa setiap hari ada sekitar 10 perempuan yang berasal dari irlandia pergi ke luar negeri hanya untuk melakukan aborsi. Jika dijumlahkan setiap tahunnya ada ribuah perempuan yang menjalani aborsi di negara lain sejak disahkannya aturan larangan aborsi yang diskriminatif ini. tujuan para perempuan yang melakukan hal tersebut sama, yaitu karena mereka ingin kabur karena takut dianggap sebagai penjahat di negara sendiri.

Belum lagi masalah lainnya yang dihadapi oleh para perempuan Irlandia seperti trauma, stigma dari lingkungan sekitar, serta penghinaan yang diterima karena kondisi yang mereka alami. Belum lagi para perempuan ini juga akan mengalami rasa sakit yang diakibatkan oleh jarak tempuh yang jauh yang mereka lalui untuk melakukan aborsi. Oleh sebab itu dengan pencabutan aturan larangan aborsi yang dilakukan oleh Pemerintah Irlandia pun membawa angin segar untuk para perempuan yang ingin memiliki keadilan terkait hak yang mereka miliki. Pasalnya larangan tersebut telah mengebiri berbagai hak perempuan atas dirinya sendiri.

Peresmian dari pencabutan larangan aborsi inipun dirayakan oleh para perempuan Irlandia. Pengembilan keputuisan ini pun merupakan sebuah puncak dari rangkaian referendum yang dilakukan untuk membahas aturan aborsi yang telah diwacanakan selama berbulan-bulan lamanya. Rakyat Irlandia pun ikut berpartisipasi dalam proses pemungutan suara untuk menentukan apakah aturan larangan aborsi ini perlu dicabut atau tetap berjalan seperti yang sudah ditetapkan sejak tahun 1983. Hasilnya adalah 66,4 persen suara mengatakan ya dan 33,6 persen lainnya mengatakan tidak. Dengan demikian aturan mengenai larangan aborsi yang cenderung diskriminatif ini resmi dicabut oleh pemerintah Irlandia dan disambut dengan suka cita oleh para perempuan Irlandia yang selama ini dianggap kriminal karena melakukan aborsi di negara sendiri.

Larangan Aborsi Dihapus, Perempuan Irlandia

Dengan gugurnya peraturan lama tersebut, maka pemerintah Irlandia pun memiliki kewajiban baru untuk memperkenalkan dan mensosialisasikan peraturan baru kepada masyarakat Irlandia secara langsung mengenai aturan aborsi yang baru. Di dalam aturan yang baru disebutkan bahwa praktik aborsi dapat dilakukan ketika usia kandungan menginjak usia 12 minggu pertama kemahamilan dan maksimal 24 minggu apabila sang ibu memiliki kondisi yang gawat dan harus segera ditangani. Jika dulu banyak perempuan yang meninggal karena janin yang dikandung tidak berkembang dan tidak segera ditangani karena pihak medis yang takut untuk melakukan praktik aborsi, kini para wanita tidak perlu lagi merasa khawatir karena jika kondisi tidak memungkinkan mereka bisa melakukan praktik aborsi secara legal.

Tujuan Utama Didirikannya Departemen Keadilan dan Kesetaraan di Irlandia

Tujuan Utama Didirikannya Departemen Keadilan dan Kesetaraan di Irlandia

Tujuan Utama Didirikannya Departemen Keadilan dan Kesetaraan di Irlandia – Semua negara pasti menciptakan departemen-departemen untuk menjalankan berbagai program kenegaraan. Salah satunya adalah Departemen Keadilan dan Kesetaraan di Irlandia. Hadirnya Departemen Keadilan dan Kesetaraan tersebut tentu memiliki banyak hal yang wajib untuk dilakukan, terutama hal-hal yang menyangkut pada keadilan serta kesetaraan yang wajib didapatkan oleh setiap warga Irlandia. Meskipun memiliki banyak sekali hal yang harus dilakukan oleh departemen yang satu ini, namun ada beberapa poin utama yang menjadi tujuan utama dari didirikannya Departemen Keadilan dan Kesetaraan di Irlandia ini. adapun tujuan yang dimiliki oleh Departemen Keadilan dan Kesetaraan sejak pertama kali didirikan bisa disimak dalam pemaparan berikut ini.

  1. Mengendalikan Tingkat Kemiskinan dan Kelaparan di Irlandia
    Tujuan utama didirikannya Departemen Keadilan dan Kesetaraan di Irlandia yang pertama adalah untuk mengendalikan tingkat kemiskinan dan kelaparan yang ada di negara tersebut. Hal ini dapat dijadikan sebagai tujuan utama dari departemen ini meski levelnya masih tergolong sangat rendah. Hal tersebut dikarenakan masih ada beberapa tunawisma yang terlihat di sekitar Irlandia, akan tetapi jumlah tunawisma yang ada di negara tersebut tidak sebanyak negara lainnya yang ada di sekitar Irlandia. Itulah sebabnya tingkat kemiskinan dan kelaparan di Irlandia perlu dikendalikan agar tidak ada lagi tunawisma yang ada di Irlandia dan semua warganya hidup sejahtera.
  2. Memastikan seluruh warga punya akses kesehatan dan pengobatan
    Tujuan utama dari didirikannya Departemen Keadilan dan Kesetaraan yang kedua adalah memastikan seluruh warga memiliki akses kesehatan dan pengobatan. Hal tersebut dikarenakan akses keseehatan merupakan salah satu hal yang krusial dan sangat diperlukan oleh banyak orang termasuk mereka yang hidup di bawah garus kemiskinan. Sayangnya di sebagian besar negara yang ada di dunia termasuk juga dengan Irlandia, perawatan kesehatan masih menjadi suatu akses yang dapat dimiliki oleh beberapa orang yang berasal dari tingkat tertentu saja. Sehingga masih ada warga Irlandia yang tidak memiliki akses kesehatan dan pengobatan yang setara. Oleh sebab itu Departemen Keadilan dan Kesetaraan didirikan untuk menjadi lembaga yang dapat memastikan seluruh warga irlandia bisa mendapatkan akses perawatan kesehatan yang setara dan mendapatkan haknya untuk bisa bermain judi online yang mereka gemari & sukai resmi terpercaya Indonesia
  3. Kesetaraan Bagi Semua warga terutama Wanita
    Tujuan utama terakhir dari didirikannya Departemen Keadilan dan Kesetaraan adalah memastikan kesetaraan bagi seluruh warga Irlandia terutama para wanita. Hal ini merupakan salah satu kesepakatan yang penting dan harus dihadapi oleh banyak negara di dunia. Hal tersebut dikarenakan banyak orang yang beranggapan bahwa pria jauh lebih baik dari wanita. Sehingga kesetaraan gender bukanlah suatu hal yang mudah untuk dilakukan. Seiring berjalannya waktu, kini semakin banyak orang yang mulai menyadari bahwa kesetaraan merupakan suatu hal yang penting. Saat ini banyak orang yang mulai menyadari bahwa seorang wanita juga memiliki berbagai keterampilan yang sama baiknya dengan pria sehingga kesetaraan gender pun semakin lama semakin terlihat.

Itulah tujuan utama yang dimiliki Departemen Keadilan dan Kesetaraan di Irlandia. Yang pasti adalah didirikannya departemen ini adalah untuk membantu semua warga Irlandia dalam mendapatkan keadilan dan kesetaraan dalam segala hal. Oleh sebab itu hingga saat ini Departemen Keadilan dan Kesetaraan masih terus menjalankan berbagai program pemerintahan yang dapat membantu semua warganya. Pasalnya keadilan dan kesetaraan merupakan hal penting yang harus dimiliki oleh sebuah negara termasuk juga untuk Irlandia.

Sasaran Utama Departemen Keadilan dan Kesetaraan di Irlandia

Sasaran Utama Departemen Keadilan dan Kesetaraan di Irlandia

Sasaran Utama Departemen Keadilan dan Kesetaraan di Irlandia – Sebagai salah satu bagian dari pemerintah, Departemen Kehakiman dan Kesetaraan di Irlandia tentu memiliki banyak hal yang harus dilakukan, terutama ketika menyangkut keadilan yang perlu berdiri tegak dan kesetaraan bagi semua orang di Irlandia. Sekedar informasi, meskipun ada banyak hal yang harus dilakukan departemen ini, ada beberapa poin utama yang dapat dianggap sebagai tujuan utama Departemen Keadilan dan Kesetaraan di Irlandia. Inilah beberapa tujuan itu.

Yang pertama adalah mengendalikan tingkat kemiskinan dan kelaparan di Irlandia. Yang ini dapat dianggap sebagai tujuan utama meskipun levelnya sangat rendah di Irlandia. Itu karena masih ada beberapa tunawisma yang dapat Anda temukan di Irlandia, tetapi jumlahnya tidak sebanyak yang Anda dapat temukan di beberapa negara tetangga. Itulah sebabnya kemiskinan dan tingkat kelaparan adalah sesuatu yang mereka perlu kendalikan; menjadikannya nol mungkin agak tidak mungkin dilakukan saat ini. Hal berikutnya adalah memastikan bahwa semua warga memiliki hak yang sama untuk mengakses kesehatan dan pengobatan. Ini juga tujuan lain yang dimiliki Departemen Keadilan dan Kesetaraan di Irlandia. Itu karena akses kesehatan adalah satu hal yang dibutuhkan banyak orang, bahkan bagi mereka yang hidup di bawah tingkat kemiskinan. Sayangnya, di sebagian besar negara di dunia, termasuk Irlandia, perawatan kesehatan adalah sesuatu yang hanya dapat diakses oleh beberapa orang dari tingkat tertentu. Tidak semua warga di Irlandia memiliki akses perawatan kesehatan yang sama.

Departemen Keadilan dan Kesetaraan di Irlandia 2

Yang terakhir namun tidak kalah pentingnya, ini adalah kesetaraan bagi semua warga negara di Irlandia, terutama bagi perempuan. Ini adalah satu kesepakatan hebat yang harus dihadapi banyak negara di dunia. Itu karena banyak orang di dunia memiliki pendapat yang sama bahwa pria lebih baik daripada wanita, sehingga kesetaraan bukanlah satu hal yang mudah untuk dicapai. Untungnya, seiring berjalannya waktu, semakin banyak orang yang menyadari bahwa kesetaraan adalah sesuatu yang penting dan bahwa perempuan memiliki keterampilan yang sama baiknya dengan laki-laki. Itulah beberapa poin utama yang disoroti Departemen Keadilan dan Kesetaraan di Irlandia karena pentingnya hal-hal di atas. Bagaimana dengan Departemen Kehakiman dan Kesetaraan di negara Anda?